Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Februari 2012

Tato personil Avenged Sevenfold

Matt Shadow:
* Tato pertamanya adalah ketika berusia 16, bertuliskan H20 di kakinya
*
Cover art dari album"Sounding of The Seventh Trumphets” di dada bagian atas
*
“Thicker Than Water” di dada bagian atasnya
 * Versi lambing Deathbat di perut bawahnya
 *
Jaring laba-laba dengan bintang di tengah siku kanannya
 * Lengan kiri terdiri dari para penunggang kuda
di hari kiamat
 *
Mikrofon bergaya lama di lengan kanan
 * The Rev Deathbat di punggung telapak tangan

Zacky Vengeance:
• Seekor burung gereja dengan belati di kakinya
• Sebuah peti mati ungu dan merah di sisi jari telunjuk kanannya
• Anaheim Angels logo di belakang telinga kirinya yang ia dapat sebagai hasil dari taruhan dengan
Synyster Gates.
*Tulisan “CALI4NIA” di sepanjang jari.
Kata “VENGEANCE” dan angka “7” di punggungnya berwarna merah menyerupai jersey
Tatoo Yesus di lengan kanan pergelangan tangannya
• Seorang wanita
yang dipenggal di lengan kanannya
• Sebuah tengkorak dengan sayap di
dada.
* Tulisan ‘FOREVER’ di leher kiri.
* Kepala singa di punggung telapak tangan.



Synyster Gates:
Tidak seperti kebanyakan anggota lainnya, tato Synyster Gates memiliki tema umum. Kedua tangannya dihiasi dengan berbagai monster yang mengalami beberapa jenis penyiksaan.
Tato pertamanya adalah ketika ia berusia lima belas tahun.
Yaitu,nomor satu dan berada di jari jempolnya.
Tulisan ‘MARLBORO” di sepanjang jari.

Dia
memiliki tato VII di belakang telinga kirinya.
Dia memiliki
hiasan “Haner di punggung atas tetapi dia tidak menyukainya karena rendahnya kualitas & berdesain kasar, itulah sebabnya dia jarang bertelanjang dada.
Di bagian dada terdapat tato ‘FOREVER’.

Jhonny Christ:
* Tato pertamanya terinspirasi dari "The Raven" oleh Edgar 
Allan Poe, yaitu seekor burung gagak di pohon dimana  
cabang-cabang pohon itu tampak seperti api.
* Sebuah koboi tengkorak di lehernya
* tato pada lengan
kanannya berasal dari film horor:
   o Dracula
   o Lady Dracula
   o Frankenstein
   o Mr Hyde
    o Wolfman
* The Rev Deathbat di bagian dada.

 


The Reverent:
* Zombie perawan Maria- Itu adalah tato pertamanya yangdibuat oleh temannya selama 3 jam. Dia membuat tattoo itu karena dia dibesarkan secara Katolik tetapi tidak  menyukai Perawan Maria tradisional
*
FICTION- di tengah dadanya dengan tinta merah dan hitam.
* Satu set borgol di lehernya
*
“All seing eye”(Illuminati) di bagian belakang leher
* SULLIVAN dan
angka 0 di balik punggungnya
*
Desain kisah Alkitab berskala abu-abu di dada bagian atasnya
 *
Tengkorak dengan sayap kecil di lengan atas kiri
 * Sebuah kuda di lengan kirinya (di bawah tengkorak dengan sayap)




Minggu, 05 Februari 2012

6 hal yang tak boleh dilakukan di Penjara menurut Ronnie Radke


Frontman Falling in Reverse (ex-vokalis Escape The Fate) Ronnie Radke,Pada tahun 2008, terjebak di sebuah konfrontasi jahat di padang pasir Las Vegas.Sang Rocker pergi ke sana untuk mengambil bagian dalam pertikaian dengan seseorang yang, mengancam dia dan Bassist Escape The Fate Max Green,Radke membawa beberapa teman perlindungan. Sayang, yang dilakukan  musuhnya. Tembakan dilepaskan mengenai dua pria, satu terluka fatal. Polisi menemukan sidik jari Radke dan menangkapnya. Semua orang, katanya, tanpa hukuman bebas.

"Saya diberitahu jika mengaku bersalah atas satu dakwaan kejahatan penyerangan, saya akan mendapatkan masa percobaan," kata Radke. "Saya sebenarnya tidak menyakiti siapa pun.aku hanya melihat itu terjadi. Aku tidak menembak siapa pun. Saya  bahkan tidak pernah membawa pistol. Itu gila. Aku bahkan tidak tahu ada yang punya pistol. Mereka menuduh saya. "

Radke menerima masa percobaan,tapi saat itu dia ketahuan kecanduan narkotika. Dia diwajibkan bekerja 40 jam per minggu dan tetap didalam negara, yang berarti dia tidak bisa tur dengan Escape The Fate. "Saya tertangkap basah menggunakan narkotika dan saya tertekan sehingga tidak mendengarkan hakim  bahwa saya melakukan apapun yang saya inginkan."
Falling in Reverse
Ditangkap karena melanggar hukuman percobaan, hakim menjatuhkan hukuman Radke dari 18 menjadi 48 bulan di balik jeruji besi. Ia mendapatkan tato penjara dan tak lama terlibat sebuah baku hantam dengan narapidana yang membenci tatoo rock-and-roll dan status selebritinya. Karena aksi perkelahian dan tato yang melanggar aturan, Radke dimasukkan ke sel isolasi. Dengan tidak ada hal lain yang bisa dilakukan dan tak ada seorang pun bsa diajak bicara , ia menulis lagu dalam selnya tanpa menggunakan alat perekam atau tape. dua setengah tahun setelah keluar penjara (setengah dihabiskan di sel isolasi), ia membentuk band Falling In Reverse, dan masuk studio dengan produser Elvis Baskette. Beberapa bulan kemudian, mereka telah merekam The Drug in Me Is You, yang rilis 26 Juli di chart album Billboard No. 19.

Alih-alih berbicara tentang bagaimana ia menemukan anggota band, menulis rekaman, dan bagaimana rasanya menjadi orang yang bebas mengerjakan album baru, Radke berbicara dengan RevolverMag.com tentang : Hal yang tidak harus dilakukan jika Anda berada di balik jeruji besi.

1. Jangan sampai penggemar mengirim surat ke sel penjara Anda.
"Saya mendapat ribuan surat sementara aku berada di penjara dan sang sipir membenciku karena mereka harus memilah-milah sampah.Surat-surat saya dapatkan dari para penggemar sungguh gila. Mereka begitu bergairah. Seorang ibu menyurati saya perihal putrinya yang sedang sakit. Dia menderita  berbagai jenis penyakit dan dia bertanya apakah saya bisa pergi ke pesta ulang tahunnya di Texas karena dia sedang sekarat. Saya mendapat banyak surat dari orang yang ingin mengakhiri hidupnya dan  mengatakan musik saya menyadarkan mereka. Saya juga mendapat surat cinta begitu banyak tetapi kebanyakan mereka mengatakan saya membantu mereka banyak dengan lirik yang saya tulis dan mereka mengasihi saya dan tidak bisa menunggu sampai aku keluar. Aku tidak percaya mereka melakukan ini untuk saya dan mereka masih mengingat saya. "

2. Jangan bilang pada sipir kalau anda ingin menelepon pengacara Anda ketika Anda benar-benar menelepon ke rumah.
"Aku bilang aku sedang ingin menghubungi pengacara saya. Mereka memberi Anda telepon setiap kali jika Anda mengatakan itu.Aku menelepon ayah saya dan kemudian saya mendapat masalah karena mereka mendengar apa yang saya bicarakan. Mereka menyita TV dan teleponku selama 60 hari. "

3. Jangan melakukan apapun yang mengganggu Chief Executive Officer penjara.
"Saya berada di ruang kunjungan dan saya marah karena saya meminta tanggal pembebasan saya dan dia tak mau memberitahukan pada saya. Ia duduk tepat di mejanya. Saya mendapat 30 hari waktu ekstra untuk itu. "

4. Jangan khawatir jika menjatuhkan sabun.
"Ini cukup menjijikan, tapi tidak ada lagi yang namanya pemerkosaan atau apa pun di penjara lagi. Yang berhenti terjadi ketika struktur penjara berubah. Sekarang ada kamera dan orang-orang punya senapan dan lainnya. "

5. Jangan terlibat dalam geng penjara.
"Orang ditusuk seperti itu. Saya menyaksikan persaingan geng beberapa kali. Aku melihat seseorang ditusuk di leher. Seorang pria terjebak dan dia mengalami pendarahan di mana-mana, tapi dia selamat. "

6. Jangan memakai narkoba.
"dulu saya begitu tergantung pada obat.saya mengkonsumsi heroin, Oxycontin, kokain semua dicampur bersama-sama.Seharusnya aku sudah mati, sebenarnya. Saya overdosis Oxy dan Xanax pada 2005 , yang merupakan kombinasi mematikan.Tapi ketika saya tiba di penjara, saya hanya berkata, 'Aku benci semua itu dan saya berniat menjauhinya. Judul album ini-The Drug in me is you- adalah referensi untuk diriku sendiri. Lirik yang saya ciptakan bertema tentang diriku sendiri, menyadari apa yang telah menjadi. Saya menyadari bahwa  obat bukanlah masalah, masalah sebenarnya adalah aku dan aku sendiri yang bisa mengubahnya. Aku berkata dalam hati bahwa ketika saya keluar, apapun yang terjadi, saya tidak akan mengkonsumsi narkoba. "

Sabtu, 04 Februari 2012

Andy Biersack : 5 Kecelakaan manggung paling diingat

Vokalis Black veil Brides, Andy Biersack membeberkan 5 peristiwa  saat manggung yang membuat dia mendapatkan cedera hingga hampir mengancam jiwanya. "Saya merokok dua bungkus sehari dan minum-minum  seperti unta. Tapi Aku tidak pernah benar-benar berpikir tentang kematian. Aku tahu aku akan mati suatu hari, tetapi jika aku dapat mencapai semua tujuan saya dan hidup sesuai keinginanku, aku tidak akan menyesalkan kematianku. Saya tidak mencoba menyakiti diri sendiri seperti Iggy Pop atau Marilyn Manson ataupun dengan berbagai aksi nekad yang biasa dilakukan di panggung. "

Faktor itulah yang membuat Biersack muncul di sampul baru majalah  Revolver‘s new, 100th issue dan  menjadi bintang Rock yang cepat naik daun. Sehari setelah mematahkan hidungnya saat manggung di Luksemburg, Biersack mengadakan wawancara dengan majalah Revolver dari tempat tidur rumah sakit di London dan mengungkapkan 5 kecelakaan panggung yang dideritanya pada tahun 2011.

Self-Knockout
"Kami bermain DI sebuah festival di Phoenix dan biasanya saya
mengejek dengan memukul kepala saya dengan mic,  Aku benar-benar pingsan di panggung. Selama 50 atau 60 detik,dan lampu dimatikan. "
On Your knees
" pada sebuah tur di San Francisco. Aku melompat dari riser
drum ke panggung dan saya tersandung dan mendarat tepat di kedua lutut saya. Saya harus memakai kawat lutut selama sisa tur. "
A Nose For Drums

"Menjadi seorang penyanyi, dengan mudah dapat mematahkan kaki , tapi
mematahkan hidung saya -di Luksemburg- itu sangat menyakitkan. Aku memutar ke belakang panggung dan kemudian berdiri dan tidak menyadari tengah berada di bawah riser drum. Dan terjadilah kontak dengan riser tepat di tulang tengah hidung saya dan retak dari atas alis kanan. Aku jatuh dan tak sadarkan diri. Lalu aku bangkit ke belakang panggung untuk bercermin dan melihat wajahku cacat parah. Mereka membawa saya ke rumah sakit dengan ambulans. "
Warped ‘Tooth’
"Di Warped Tour di Boise, Idaho, aku
menghancurkan gigi saya di mic. Bukan luka yang menyakitkan, tapi itu yang paling tak terduga. Saya selalu tahu saya bisa mematahkan kaki atau hidung saya, tapi saya tidak pernah terpikir akan mematahkan gigi. "
Stage Dive
"Pada bulan Juni, kami di Los Angeles di acara
perilisan CD kami dan saya naik di pilar marmer setinggi 30 kaki di udara dan mencoba untuk kembali ke panggung tapi jatuh sekitar delapan kaki. Saya mendarat di tulang iga-ku  di salah satu pilar marmer yang mencuat dari tanah. Aku mengalami patah dua rusuk dan kehilangan satu . "

Minggu, 29 Januari 2012

Sejarah Bring me the Horizon

Image and video hosting by TinyPicBring Me The Horizon diawali dengan pertemuan masing-masing personelnya di scene musik lokal d Sheffield. Awalnya, Oliver Sykes (vokal), dan Matt Nichols (drum), udah pernah ngeband bareng. Gitu juga dengan Lee Malia (gitar), dan Curtis Ward (gitar). Mereka berdua pernah ngeband bareng, di sebuah band cover version Metallica.

Matt, Lee, dan Curtis, udah berteman sebelumnya. Maklum, mereka adalah mahasiswa d kampus yang sama. Berangkat dari ketertarikan musik yang sama, mereka akhirnya memutuskan untuk ngeband bareng. Matt langsung merekomendasikan nama Oli, untuk jadi vokalis.

"kami akhirnya setuju untuk masukin Oli, ke band kami. Soalnya, pas pertama kali nge-jam, kami terpukau banget dengan screaming Oli", ujar Lee.

Nggak berapa lama. Matt Kean pun bergabung sebagai bassis. Awalnya, pertemuan Matt Kean dengan Oli termasuk konyol. Saat itu, Oli dan Matt Nichols lagi ada di sebuah bis dari London ke Sheffild. Matt Kean juga ada di bis yang sama. Oli pun ngajak Matt Kean untuk ngobrol. Obrolannya nggak jauh-jauh. Pastinya seputar musik.

"dan setelah ngobrol2, kami merasa nyambung untuk urusan musik. Mereka akhirnya mengundang saya untuk coba2 latihan bareng. Selanjutnya, saya diterima masuk band mereka, dan kami ngeband bareng mulai dari situ", ujar Matt Kean.

Nama Bring Me The Horizon diambil dari kalimat yang diucapkan karakter Jack Sparrow, dalam film Pirates Of Caribbean. Perjalanan bermusik mereka termasuk hebat. Baru terbentuk tahun 2004, sampai sekarang mereka udah mulai merilis sekitar 2 buah album dan 1 mini album.

Sabtu, 28 Januari 2012

Craig Mabbit


Craig Edward Mabbitt (lahir 9 April 1987 di Glendale, Arizona) adalah seorang musisi Amerika yang merupakan Vokalis utama Band Escape the Fate dan juga dikenal sebagai ex-Vokalis  Blessthefall dan The Word Alive.

Blessthefall:
Blessthefall dengan Beau Bokan

Bersama blessthefall, Craig merilis dua self-released EP dan satu album penuh. Album Full pertama mereka, His Last Walk, dirilis pada 10 April, 2007 di Science Record/Ferret Music.Album Ini menghasilkan empat single: 'Higinia', 'Guys Like you make us look Bad', 'A message to Unknown', dan 'Rise Up'. 'Rise Up' dirilis setelah dia meninggalkan band, dan ia tidak muncul dalam video.
Sementara di pertengahan 2007 European Tour mereka dengan Silverstein dan The Vincent Black Shadow , Mabbitt meninggalkan band. Tapi tak lama kemudian,dia memutuskan ingin bergabung kembali dengan band, tapi band ini merasa akan lebih baik melanjutkan tanpa dia. Craig diberitahu tentang keputusan mereka melalui AIM oleh gitaris blessthefall, Eric Lambert. Craig telah sejak berkomentar bahwa meninggalkan blessthefall adalah salah satu keputusan terbaik dalam hidupnya, yang menyatakan bahwa ia sangat ketergantungan alkohol sejak di band itu. Craig diganti pada tanggal 25 September 2008 oleh Beau Bokan, mantan vokalis Take the Crown. Craig telah menyatakan dalam berbagai wawancara bahwa ia dipaksa untuk menandatangani semua hak untuk rekaman blessthefall dalam rangka bergabung dengan Escape the Fate dan menandatangani kontrak dengan Epitaph Records. Craig masih berteman dengan Blessthefall dan juga Bokan.
Craig baru ini menyatakan selama Podcast AP bahwa blessthefall memintanya untuk datang kembali ke band setelah mereka gagal untuk menemukan penyanyi pengganti, sehari setelah ia baru saja menyelesaikan album baru Escape the Fate. Dia menolak tawaran mereka, tetapi seminggu kemudian mereka menemukan Beau Bokan, mantan penyanyi utama Take the Crown.

Escape The Fate:

 
Setelah vokalis Ronnie Radke dijatuhi hukuman lima tahun masa percobaan untuk kecanduan obat / alasan penyerangan, Escape The Fate  melakukan pencarian untuk vokalis baru. Radke dikirim ke Penjara Negara High Desert karena melanggar masa percobaannya. Band ini berpaling ke Mabbitt, yang sedang mencari band baru setelah meninggalkan, blessthefall. Mabbitt telah bermain dengan Escape the fate di Black on Black tour, saat bersama blessthefall. Setelah beberapa percobaan, dia resmi menjadi penyanyi baru dan mereka masuk studio untuk merekam second full-length album "This war is Ours" dengan produser John Feldmann. Album ini dirilis pada tanggal 21 Oktober 2008.
Mabbitt telah menyelesaikan beberapa tur dengan Escape the Fate termasuk tur Australia, tur co-headlined oleh Chiodos dan Silverstein, dan mereka sendiri berjudul "This war is  Ours Tour" dan baru saja selesai tur dengan Vans Warped Tour 2009. Craig adalah vokalis pertama yang telah menyelesaikan seluruh tur dengan Escape The Fate.
Mabbitt  menyatakan bahwa Escape The Fate sedang  menulis lagu baru saat mereka tur dan mereka berencana untuk masuk studio pada musim dingin dan berharap untuk dirilis pada musim semi 2010. Dia juga mengindikasikan bahwa akan ada banyak screaming yang dimasukkan dalam lagu-lagu baru nanti.

 
The Word Alive: 

Saat bersama Escape The Fate, Mabbitt mendirikan band The Word Alive agar ia bisa menciptakan musik keras, seperti dengan blessthefall. Ia membentuk band dengan teman-teman lamanya di kota Phoenix. Mereka memainkan beberapa pertunjukan di Arizona dan California dengan Mabbitt.
Pada tanggal 26 November 2008, The World Alive memposting sebuah blog di MySpace resmi mereka, mengatakan pada penggemar bahwa mereka telah membuat keputusan untuk mengganti Craig akibat komplikasi dengan band lain Escape The Fate. Mereka menjelaskan bahwa keputusan mereka untuk menggantikan Craig adalah keputusan sulit dan itu bukan masalah pribadi.

 
Proyek sampingan dan Penampilan Tamu:Craig telah menyatakan dalam banyak blog dan buletin bahwa dia masih akan menciptakan musik dengan gaya yang sama seperti Blessthefall dan The Word Alive. Dia menciptakan sebuah profil Myspace untuk lagu  The Word Alive yang tak pernah dirilis. Craig mengumumkan bahwa ia akan memulai sebuah proyek screamo sampingan yang berbasis di Arizona.
Mabbitt dan sesama anggota Escape The Fate, Max Green merilis sebuah lagu, "All That I’m About," bersama personil Attack Attack! CalebShomo. Dia juga menyumbangkan suaranya di lagu "Deadly Weapons" untuk band Eyes set to kill.